Cerpen Singkat Tentang Persahabatan

Kenangan Milik Semua Orang



Kelas 10 ips 2 kedatangan murid baru. Buk guru sudah masuk, Dan murid itu menunggu diluar sampai mendapatkan perintah untuk masuk.
“Murid- murid kelas 10 ips 2, Hari ini kalian kedatangan teman baru.” Ucap Buk guru.

Suasana kelaspun menjadi ribut, banyak hal yang diperbincangkan oleh murid-murid antar tempat duduk mereka.

" Murid baru?…. kalian dengar nggak, itu ada murid baru,  laki-laki atau perempuankah?”  banyak hal yang diperbicarakan.

"Masuk" perintah buk guru.
Murid tersebut pun masuk dan teman-teman bertepuk tangan untuknya kecuali ketua kelasnya yang tak lain bernama Rival.

“Perkenalkan namaku….Senna.” Ucapnya.
Semuanya kembali bertepuk tangan.
.
.
.
.

Saat istirahat, Senna mencoba berteman dengan yang lainnya. Semuanya juga begitu,tapi… tidak untuk ketua.

    Sepertinya dia merasa terganggu dengan kehadiran Senna.

Gia dan Syahda mengahmpiri Senna yang tengah duduk dikursinya.

"Hey..  Sena jadi nama mu cuma Sena saja.  Kamu tau kemarin aku melihat nama yang sama dengan mu di pemakamam dekat sekolah kita. " ucap Gia bersemangat.
.
.
.
.

Keesokan harinya, Senna pergi kepemakaman karena perkataan Syahda dan Gia. Kemarin saat istirahat,Syahda dan Gia bilang pada Senna bahwa mereka melihat nama Senna di sebuah batu nisan.
Senna penasaran dan pergi kesana.
Dan sesampainya disana, Senna terkejut karena ada namanya disana.

Tertulis 'Sena'.

  Entah kenapa, kepala Senna sakit dan pandangannya samar.
”oi!” teriak seseorang dan itu ternyata adalah ketua.

”Kau…..” desah Senna.
Karena tidak ada pilihan lain melihat Senna kesakitan, rifal pun membawa Senna kerumahnya untuk diobati.

Sesampainya disana.  Tertnyata semua anggota keluarga rifal bersikap baik kepda Senna.
” keluargamu bersikap sangat baik padaku." yang langsung membuat rifal tersipu karna senyum Senna.

Akan tetapi ada sesuatu yang mengganggu Senna. Ada ingatan yang tersamar oleh senna yaitu dia dipukuli, dihina, dan lain-lain.

     Keesokan harinya, rifal membawa Senna ketaman yang dipenuhi kincir kertas.” Kenapa kamu membawaku kesini?” tanya Senna.” Untuk menghilangkan kejenuhanmu!” jawab Rifal.

Senna kembali mengingat kenangannya bersama ayahnya yaitu dia juga bermain disini. Senna pun berlari kearah kepemakaman yang tak jauh dari siti. dan kembali mengingat kenangan-kenangan yang menyisip dibenaknya.
Tiba-tiba sebuah ingatan terlintas dipikirannya. Bahwa itu bukan kenangn miliknya. Tapi milik orang lain. Senna tidak pernah kesini.

" …… Jadi, a-aku tidak pernah ada dis-sini?!” isaknya dan pingsan. Rifal pun kembali menggendong Sena dan menidurkannya di kursi taman.

Tak berapa lama kemudian, Senna sadar,” Apa kau baik-baik saja?” tanya Rifal khawatir.
”… Aku tidak pernah terlahir disini!” ucap Senna berteriak.

” Apa maksudmu?” tanya Rifal heran.

” Terima kasih, Ketua kelas. Aku sadar, semua kenangan yang aku ingat adalah…….” Senna menghilang  seperti sinar.”
" tunggu…” isak rifal.

   ” Aku adalah kenangan milik semua orang..” 
.
.
.
.
Tamat.
 

Komentar